Taman Ashikaga,Taman Bunga Surganya Orang-orang Jepang

Sebuah taman bunga yang Terletak di Ashikaga Tochigi o.Honsyu.


TAMAN bunga.... Mendengar kata ini, Anda pasti membayangkan bunga berwarna-warni dalam pengaturan taman yang indah, rapi, dan bersih. Semua bayangan ini bisa terwujud apabila Anda berkunjung ke Taman Bunga Ashikaga di kota Ashikaga, Jepang.

[imagetag]


Selain pengaturan taman yang indah dan rapi khas Jepang, Anda bisa menikmati keindahan bunga favorit di sini yaitu bunga cinta Jepang dan wisteria. Wisteria sendiri disebut fuji dalam bahasa Jepang.

Taman Bunga Ashikaga juga merupakan tempat terbaik untuk menikmati keindahan bunga fuji. Di sini, Anda akan melihat fitur warna biru, putih dan merah jambu dari bunga fuji.



Saat jalan-jalan di taman, Anda akan menemukan sebuah pohon besar fuji yang berusia 100 tahun dimana cabang-cabangnya menjadi penyangga untuk bunga fuji berwarna biru. Ada juga sebuah terowongan panjang yang dipenuhi dengan bunga fuji berwarna putih.

Bunga fuji di Taman Bunga Ashikaga biasanya mekar pada awal Mei. Karena taman ini dianggap sebagai salah satu tempat terbaik untuk melihat bunga fuji di Jepang maka suasananya bisa sangat ramai bahkan di hari kerja selama musim puncak.

Selain fuji, Anda akan menemukan jenis bunga lainnya, restoran dan toko yang menjual tanaman dan produk lokal. Namun sayang, di Taman Bungan Ashikaga tidak ada deskripsi bahasa Inggris dan pengunjung asing sangat sedikit.

Biaya masuk taman ini tergantung pada keindahan musim, namun biasanya sekitar 1000 Yen (sekitar Rp107 ribu) untuk orang dewasa selama musim puncak fuji.

[imagetag]


Untuk akses menuju Taman Bunga Ashikaga dari Tokyo, Anda bisa menggunakan beberapa alternatif transportasi. Pertama, Anda bisa mengambil jalur Isesaki Tobu dari terminal Tokyo Tobu di Asakusa menuju Tobu Ashikaga Station. Dari tempat ini, perjalanan ke taman dilanjutkan dengan berjalan kaki selama sekitar 20 menit.

Bila ingin menggunakan kereta, Anda bisa naik Ryomo Limited Express yang memakan waktu sekitar 70 menit dengan biaya 1940 Yen (sekitar Rp208 ribu). Atau menggunakan kereta api yang lebih lambat, tetapi hanya membayar 940 Yen (sekitar Rp101 ribu)

[imagetag]

0 komentar

Click Me! Click Me!
 
© Luthfi04 - Blog Of Information
Designed by Blog Thiết Kế
Back to top